Literasi Bisnis

Modal dalam Bisnis Bukan Hanya untuk Membangun Perusahaan

Modal dalam Bisnis – Bagi orang yang ingin memulai bisnis, namun tidak tahu bagaimana caranya mengawalinya mungkin di situlah peranan webinar yang begitu laris sampai hari ini. Motivasi agar mendirikan usaha, strategi bisnis yang sesuai dengan pasaran, dan berbagai tema lainnya mampu mendorong para calon pengusaha bersedia mengikuti setiap rangkaian acara yang dihadirkan.

Modal dalam Bisnis
Modal dalam Bisnis

Satu hal yang kerap disampaikan oleh para peserta webinar ataupun orang-orang yan ingin memulai bisnis adalah tentang keresahannya tidak mempunyai modal untuk membangun usaha yang diimpikannya atau berapa modal yang harus disiapkan untuk mulai bisnis. nya Modal memang menjadi pondasi bagi

Mereka juga harus memerhatikan, apa yang harus dilakukan saat kondisi darurat datang saat modalmu pas-pasan? Apa yang harus dipersiapkan saat usaha tersebut berjalan?

Definisi modal pun bermacam-macam, seperti yang dikatakan oleh Syam (2014:16) Modal adalah suatu hak yang tersisa atas aktivitas suatu lembaga (entity) setelah dikurangi kewajibannya sehingga bisa digunakan untuk kegiatan produksi selanjutnya. Sedangkan menurut S. Munawir pengertian modal adalah nilai kekayaan perusahaan yang didapat dari pihak internal ataupun eksternal perusahaan, termasuk kekayaan yang diperoleh dari suatu hasil produksi perusahaan. Oleh sebab itu modal tersebut bisa digunakan untuk menjalankan sebuah usaha.

Jadi, modal itu tidak hanya digunakan untuk membangun usaha saja, melainkan dalam proses operasionalnya juga perlu dibutuhkan modal tersebut. Mungkin mindset orang-orang yang ingin mendirikan usaha perlu diubah. Sehingga bisa menyiapkan modal kebutuhan apa saja yang harus disiapkan.

Modal berguna untuk perluasan cabang usaha

Saat usaha sudah mulai berkembang dan merasa bahwa usaha tersebut tidak boleh hanya berhenti pada project yang sedang dikerjakan saja, hal ini menuntut bahwa fungsi modal bukan hanya untuk memulai usaha, tapi perluasan cabang usaha.

Selama bisnis berjalan, tentu para pelaku usaha mengamati peluang usaha lain yang dibutuhkan oleh konsumen. Entah dari pengamatan langsung melalui tren, lembar kuisioner yang dibuat perusahaan untuk konsumen, atau melihat usaha-usaha lain yang ternyata bisa diambil celahnya. Di sinilah celah-celah usaha bisa dimulai dengan modal yang sudah disiapkan. Sebagai contoh di kelas menulis online. Lewat kuisioner yang dibuat, perusahaan akan tahu kebutuhan apa saja yang dibutuhkan masyarakat, sehingga lewat langkah ini bisa memulai membuka cabang usaha lain sebagai upaya perluasan cabang usaha.

Modal berguna untuk suksesnya jalan operasional perusahaan

Jika modal hanya diguankan untuk merintis bisnis, saya yakin kebutuhan remeh temeh seperti HP yang digunakan untuk proses CS-ing (Costumer Service) juga tidak berjalan, jika ada HP, tapi tidak ada paket datanya juga sama saja, atau untuk melakukan perawatan, misalnya jika dalam usaha tersebut membutuhkan perawatan alat transportasi.

Para pelaku usaha jasa peminjaman mobil jeep di tempat pariwisata, misalnya. Mereka membutuhkan modal perawatan yang tidak sedikit. Bukan hanya itu, driver yang mengoperasikan mobil-mobil tersebut pun juga harus dipikirkan. Karenanya, modal merupakan pondasi awal dalam melangkah membangun bisnis.

Sebagai penunjang inovasi bisnis

Ketidakpastian dalam bisnis memang menjadi tantangan sendiri bagi perusahaan. Jika usaha sedang baik-baiknya, laba yang didapatkan juga tidak main-main. Namun, jika usha tersebut sedang mengalami penurunan, siap-siap saja dana darurat akan habis digunakan, bahkan bisa gulung tikar. Oleh karena itu, pola bisnis juga tidak boleh berhenti pada satu titik saja, melainkan harus berkembang melalui inovasi yang terbaru.

Mengingat kompetitor juga tidak akan diam saja ketika perusahaan sedang jaya-jayanya ataupun mengalami penurunan. Untuk menemukan produk baru ini tentu perlu melakukan eksperimen ataupun riset. Di sinilah perlunya modal yang disiapkan dengan matang.

Sebagai penyelamat dalam kondisi darurat

Apabila kondisi perusahaan sedang tidak stabil, maka bersiap-siaplah untuk memutar otak bagaimana usaha tersebut bisa terus bertahan. Bukan untuk menyerah, tapi PR bagaimana bisa terus berdiri di tengah persaingan kompetitor yang luar biasa. Di sinilah peran penting dana darurat dianggarkan dan dipersiapkan.

Dana yang lebih bisa mengamankan kondisi yang sedang menurun. Hal ini sangat membantu perusahaan untuk tetap bisa selamat.

Membangun usaha memang tidak mudah. Melek literasi bisnis barangkali bisa menjadi langkah kecil untuk merintis bisnis. Modal awal untuk bisa percaya bahwa bisnis bisa dimulai dari hal-hal kecil namun pondasi besar bagi bisnis.

Belum Paham Literasi Bisnis, kok Mau Mulai Startup

Paham Literasi Bisnis, sebelum Membuat Startup – Sifat manusia yang merasa paling tahu adalah boomerang bagi dirinya sendiri. Mengambil keputusan gegabah tanpa berpikir panjang, akibat apa yang dialami jika tidak memiliki bekal yang cukup.

Seperti tren hari ini. Munculnya kedai kopi di mana-mana digadang-gadang menjadi napas segar pertumbuhan ekonomi dari dunia bisnis. Hingga di pojok-pojok desa yang tersembunyi pun mulai tergerak untuk membuat tempat kongkow dengan menu hidangan masakan desa dan pemandangan alam. Hal ini, menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat kota untuk segera datang menikmati akhir pekan.

Pemandangan yang juga tak kalah menarik adalah munculnya ­startup di tengah badai pandemi yang bisa memberi angin segar bagi pertumbuhan lahan bisnis baru. Meskipun kita harus mengakui juga pandemi membuat sebagian dari kita kehilangan pekerjaannya. Perkembangan startup pun semakin hari semakin meningkat di Indonesia. Ada ribuan perusahaan rintisan yang mulai bergerak bahkan ada beberapa yang mendulang kesukseskan di tingkat Internasional, Go-Jek, Traveloka, Kaskus, dan masih banyak lagi.

Dengan melihat peluang yang ada, seperti tren kedai atau kafe yang merebak, tren fashion yang tidak akan pernah lekang, tren kecantikan yang akan terus dibutuhkan, tren digital marketing yang akan terus dicari, atau peluang lainnya, lalu apakah orang-orang yang merintis bisnis tersebut benar-benar melek literasi keuangan? Atau hanya mengikuti tren saja? Tapi, lagi-lagi cerita kesuksesan stratup menjadi uncorn atau decacorn memang selalu menarik untuk disimak tanpa tahu alasan kenapa bisnis mereka bisa gagal dalam waktu singkat.

Sederhananya, kalau belum bisa mengurusi diri tidak perlu mengurusi orang lain. Sama halnya dengan saat belum tahu bagaimana mengelola perencanaan keuangan pribadi kenapa harus berkutat pada lingkup yang lebih luas dengan cara memulai startup. Bukan soal diri sendiri, tapi kelangsungan hidup orang lain. Bayangkan jika karyawan tersebut memutuskan bekerja dengan Anda, mmenggantungkan hidupnya pada bisnis yang Anda rencanakan, tapi pada kenyataannya bisnis tersebut gagal. Lalu, siapa yang menanggung hidup mereka? Itulah bisnis, tidak ada yang pasti. Konyol jika Anda sebagai pelaku bisnis mengatakan demikian.

Sudahkah mempunyai modal literasi keuangan? Sudahkan mempunyai modal literasi bisnis? Pertanyaan sederhana namun memiliki makna besar.

Paham Literasi Bisnis dengan Melakukan riset pasar

paham literasi bisnis

Sebelum memulai bisnis, cari tahu terlebih dulu passion kita. Setelah itu lakukan analisis dalam hal potensial dan competitor usaha. Dua unsur tersebut menjadi modal awal untuk melangkah dalam meraup laba.

Dengan mengetahui pesaing usaha, Anda bisa bersiap lebih awal. Jika di daerah Anda sudah banyak orang yang melakukan rintisan bisnis yang sama, Anda bisa mengganti projek, model, atau ciri khas bisnis apa yang akan dikerjakan. Hal ini bisa menjadi pesaing usaha Anda secara ketat.

Setelah itu ketahui target pasar, pengusaha tidak tahu bagaimana harus melangkah. Hal ini merupakan strategi yang harus dipikirkan. Jangan sampai hanya ide yang berkembang, tapi tidak bisa terealisasikan. Dengan cara ini pengusaha akan tahu target konsumen yang harus dibidik siapa saja, atau jika usaha tersebut menggunakan googleads  akan memberi kemudahan dalam mengeksekusinya.

Lalu, apakah bisnis yang akan dijalankan bisa bertahan lama atau tidak? Inilah pentingnya untuk melihat peluang dalam jangka panjang atau pendek. Jika bisnis tersebut hanya musiman, barangtentu bisnis tersebut akan dengan cepat menghilang dari permukaan. Untuk mencari peluang usaha tersebut, Anda bisa mencari tahu kebutuhan konsumen, hal ini bisa dilihat dari pekerjaan, kebiasaan, atau kesenangan mereka.

Persiapan modal

Hal yang tidak kalah penting adalah modal. Bagaimana bisa melakukan usaha kalau tidak mempunyai modal? Modal berbisnis digunakan untuk menyiapkan fasilitas bisnis yang aman, nyaman dalam langkah operasionalnya, baik dari finansial ataupun sumber daya manusianya.

Bayangkan jika bisnis tersebut tidak memiliki modal; Untuk membeli papan tulis yang digunakan presentasi sederhana menggunakan apa? Untuk bisa mengoperasikan bagian IT guna proses publikasi, siapa yang menjalankan? Inventaris perusahaan bukan sekadar barang yang bisa digunakan saja, melainkan kunci dari jalan atau tidaknya perusahaan. Analoginya, jika ingin bepergian kalau tidak ada kendaraannya tidak akan sampai di tujuan.

Modal lain juga ada pada sumber daya manusianya. Kalaupun ada inventaris perusahaan, namun tidak ada yang menjalankan sama saja. Artinya, mencari sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya juga perlu dipikirkan. Dua hal yang harus seimbang yakni ada driver dan alat transportasi yang harus ada.

Apa Itu Tekfin ?

Para pelaku usaha pasti tahu apa itu tekfin ? Mungkin juga menjadi penyelamat ketika membangun bisnis. Memang benar, bidang-bidang pada bisnis perlu diketahui. Hal ini bisa membantu perusahaan untuk berkembang. Menjadi penopang saat kondisi menurun. Menjadi penyelamat dalam kondisi darurat, seperti Tekfin (Teknologi Finansial).

Bahkan, tekfin ini bisa menjadi udara segar bagi mereka yang ingin membangun bisnis tapi hanya memiliki modal pas-pasan atau tidak memiliki modal sama sekali. Dengan kata lain calon pebisnis bisa meminjam uang sebagai modal usahanya kepada tekfin.

Berdasarkan Pasal 1 angka 1 PBI Tekfin, teknologi finansial adalah penggunaan teknologi dalam sistem keuangan yang menghasilkan produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis baru serta dapat berdampak pada stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, dan/atau efisiensi, kelancaran, keamanan, dan keandalan sistem.

Tekfin itu sendiri berasal dari istilah Financial Technology atau teknologi finansial. Menurut The National Digital Research Centre (NDRC), Tekfin merupakan suatu inovasi pada sektor finansial. Tentunya, inovasi finansial ini mendapat sentuhan teknologi modern. Keberadaan Tekfin dapat mendatangkan proses transaksi keuangan yang lebih praktis dan aman (Chrismastianto, 2017).

Seperti Apa Cara Kerja Tekfin?

apa itu tekfin

Hmm. Saya takut kalau tekfin ini abal-abal, kak? Tenang.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyadari pentingnya dukungan regulasi di bidang tekfin. Bentuk dukungan OJK ini antara lain terlihat dengan penerbitan POJK 77/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) pada tanggal 28 Desember 2016. Regulasi ini diterbitkan sebagai bentuk antisipasi terhadap pesatnya penambahan jumlah perusahaan penyedia LPMUBTI atau fintech peer-to-peer lending dari 51 perusahaan pada awal 2016 menjadi 135 perusahaan pada akhir tahun 2016.

POJK 77/2016 ini antara lain menetapkan kewajiban bagi para penyedia LPMUBTI untuk mendaftar dan mendapat izin dari OJK, menyediakan rekening bersama (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) di perbankan, serta menempatkan pusat data (data center) di dalam negeri. Kewajiban-kewajiban tersebut melindungi kepentingan konsumen terkait keamanan dana dan data, serta kepentingan nasional terkait pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan stabilitas sistem keuangan.

Tidak perlu takut dengan layanan tekfin. Bukan pinjaman online yang bisa merusak mental Anda dan orang-orang sekitar, tapi sudah diatur dalam sebuah pasal.

Tips Memilih Tekfin

Pertama, Tekfin P2P (lending) akan mempertemukan pemberi pinjaman dengan peminjam yang diperantarai perusahaan. Sedangkan bunga pinjaman atau imbal hasil yang bisa diterima pemberi pinjaman berkisar 12 persen sampai dengan 20 persen per tahun.

Bunga tersebut bisa besar karena peminjam adalah mereka yang sebelumnya tidak bisa mengakses pendanaan perbankan tidak memenuhi persyaratan bank. Tidak perlu khawatir, sistemnya memang seperti ini, yakni kalangan duni usaha porduktif sehingga mereka punya kemampuan untuk membayar pinjaman modal usaha yang telah diberikan.

Kedua, pastikan perusahaan atau entitas tekfin itu legas alias resmi yang terdaftar di OJK. Caranya adalah dengan mengecek perusahaan tersebut di daftar perusahaan tekfin resmi yang terdaftar di situs resmi OJK, yaitu www.ojk.go.id dan situs resmi AFPI, www.afpi.or.id atau bisa juga buka di www.cekfintech.id/.

Intinya jangan menyentuh yang illegal alias tidak diawasi oleh OJK. Harus cermat, perusahaan apa saja yang terdaftar resmi di situs OJK. Inilah pentingnya melek dunia bisnis.

Ketiga, calon investor harus mempelajari mekanisme, cara kerja, potensi risiko, serta imbal hasil ketika menjadi pemberi pinjaman. Bagian ini sebenarnya masuk ke dalam imbal hasil yang tinggi, namun juga diiringi risiko yang tinggi juga, misalnya harus paham betul bahawa dan hadiah yang diberikan. Sehingga tidak salah dalam menempatkan uang tanpa mengetahui tempatnya.

Keempat, yang perlu diperhatikan adalah berinvestasilah dengan memberikan pinjaman kepada peminjam yang berkecimpung di sektor yang Anda pahami seluk-beluknya. Karena ada 121 perusahaan tekfin yang saat ini menjadi penyambung yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, e-dagang, hingga manufaktur.

Jika Anda ingin melihat perusahaan tekfin tersebut bagus atau tidak. Ada dua idikator untuk melihat kinerja perusahaan tekfin yaitu melihat persentase dari TKB90  dan TWP90. Adapun TWP 90 merupakan akronim dari tingkat wanprestasi 90 hari atau ukuran tingkat wanprestasi atau kelalaian penyelesaian kewajiban yang tertera dalam perjanjian sampai dengan 90 hari sejak tanggal jatuh tempo. Semakin kecil TWP,  semakin bagus kinerja perusahaan itu. Nilai TKB90 jika ditambah TWP90 harus genap 100 persen. Atau Anda juga bisa mencari tahu di internet melalui testimony-testimoni.

en_USEnglish