Apa Itu Tekfin ?

Para pelaku usaha pasti tahu apa itu tekfin ? Mungkin juga menjadi penyelamat ketika membangun bisnis. Memang benar, bidang-bidang pada bisnis perlu diketahui. Hal ini bisa membantu perusahaan untuk berkembang. Menjadi penopang saat kondisi menurun. Menjadi penyelamat dalam kondisi darurat, seperti Tekfin (Teknologi Finansial).

Bahkan, tekfin ini bisa menjadi udara segar bagi mereka yang ingin membangun bisnis tapi hanya memiliki modal pas-pasan atau tidak memiliki modal sama sekali. Dengan kata lain calon pebisnis bisa meminjam uang sebagai modal usahanya kepada tekfin.

Berdasarkan Pasal 1 angka 1 PBI Tekfin, teknologi finansial adalah penggunaan teknologi dalam sistem keuangan yang menghasilkan produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis baru serta dapat berdampak pada stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, dan/atau efisiensi, kelancaran, keamanan, dan keandalan sistem.

Tekfin itu sendiri berasal dari istilah Financial Technology atau teknologi finansial. Menurut The National Digital Research Centre (NDRC), Tekfin merupakan suatu inovasi pada sektor finansial. Tentunya, inovasi finansial ini mendapat sentuhan teknologi modern. Keberadaan Tekfin dapat mendatangkan proses transaksi keuangan yang lebih praktis dan aman (Chrismastianto, 2017).

Seperti Apa Cara Kerja Tekfin?

apa itu tekfin

Hmm. Saya takut kalau tekfin ini abal-abal, kak? Tenang.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyadari pentingnya dukungan regulasi di bidang tekfin. Bentuk dukungan OJK ini antara lain terlihat dengan penerbitan POJK 77/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) pada tanggal 28 Desember 2016. Regulasi ini diterbitkan sebagai bentuk antisipasi terhadap pesatnya penambahan jumlah perusahaan penyedia LPMUBTI atau fintech peer-to-peer lending dari 51 perusahaan pada awal 2016 menjadi 135 perusahaan pada akhir tahun 2016.

POJK 77/2016 ini antara lain menetapkan kewajiban bagi para penyedia LPMUBTI untuk mendaftar dan mendapat izin dari OJK, menyediakan rekening bersama (escrow account) dan rekening virtual (virtual account) di perbankan, serta menempatkan pusat data (data center) di dalam negeri. Kewajiban-kewajiban tersebut melindungi kepentingan konsumen terkait keamanan dana dan data, serta kepentingan nasional terkait pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan stabilitas sistem keuangan.

Tidak perlu takut dengan layanan tekfin. Bukan pinjaman online yang bisa merusak mental Anda dan orang-orang sekitar, tapi sudah diatur dalam sebuah pasal.

Tips Memilih Tekfin

Pertama, Tekfin P2P (lending) akan mempertemukan pemberi pinjaman dengan peminjam yang diperantarai perusahaan. Sedangkan bunga pinjaman atau imbal hasil yang bisa diterima pemberi pinjaman berkisar 12 persen sampai dengan 20 persen per tahun.

Bunga tersebut bisa besar karena peminjam adalah mereka yang sebelumnya tidak bisa mengakses pendanaan perbankan tidak memenuhi persyaratan bank. Tidak perlu khawatir, sistemnya memang seperti ini, yakni kalangan duni usaha porduktif sehingga mereka punya kemampuan untuk membayar pinjaman modal usaha yang telah diberikan.

Kedua, pastikan perusahaan atau entitas tekfin itu legas alias resmi yang terdaftar di OJK. Caranya adalah dengan mengecek perusahaan tersebut di daftar perusahaan tekfin resmi yang terdaftar di situs resmi OJK, yaitu www.ojk.go.id dan situs resmi AFPI, www.afpi.or.id atau bisa juga buka di www.cekfintech.id/.

Intinya jangan menyentuh yang illegal alias tidak diawasi oleh OJK. Harus cermat, perusahaan apa saja yang terdaftar resmi di situs OJK. Inilah pentingnya melek dunia bisnis.

Ketiga, calon investor harus mempelajari mekanisme, cara kerja, potensi risiko, serta imbal hasil ketika menjadi pemberi pinjaman. Bagian ini sebenarnya masuk ke dalam imbal hasil yang tinggi, namun juga diiringi risiko yang tinggi juga, misalnya harus paham betul bahawa dan hadiah yang diberikan. Sehingga tidak salah dalam menempatkan uang tanpa mengetahui tempatnya.

Keempat, yang perlu diperhatikan adalah berinvestasilah dengan memberikan pinjaman kepada peminjam yang berkecimpung di sektor yang Anda pahami seluk-beluknya. Karena ada 121 perusahaan tekfin yang saat ini menjadi penyambung yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, e-dagang, hingga manufaktur.

Jika Anda ingin melihat perusahaan tekfin tersebut bagus atau tidak. Ada dua idikator untuk melihat kinerja perusahaan tekfin yaitu melihat persentase dari TKB90  dan TWP90. Adapun TWP 90 merupakan akronim dari tingkat wanprestasi 90 hari atau ukuran tingkat wanprestasi atau kelalaian penyelesaian kewajiban yang tertera dalam perjanjian sampai dengan 90 hari sejak tanggal jatuh tempo. Semakin kecil TWP,  semakin bagus kinerja perusahaan itu. Nilai TKB90 jika ditambah TWP90 harus genap 100 persen. Atau Anda juga bisa mencari tahu di internet melalui testimony-testimoni.

Spread the love

Leave a Comment

Your email address will not be published.

en_USEnglish